BIDANG DAKWAH
Assalamualaikum wr wb.
1)
Pendahuluan
Syukur Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah swt. Karena
atas izin dan ridhaNya, kita semua keluarga besar IMM Universitas Muhammadiyah Purwokerto bisa berkumpul dan
bersilaturahim dalam forum Musykom IMM Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Shalawat
serta salam kita haturkan kepada Rasulullah Muhammad SAW. sang uswatun khasanah yang sangat luar biasa.
Bidang Dakwah merupakan pusat dari gerakan dakwah amar ma’ruf nahi
munkar dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Disisi lain, kami senantiasa
memantau perkembangan kader sehingga bersama-sama pimpinan lain kami mencoba
memberikan langkah yang tepat sesuai dengan apa yang sedang dibutuhkan oleh
kader,organisasi yang berkaitan dengan berkaitan dengan gerakan
dakwah ikatan pada saat itu.
Musykom kali ini bertujuan untuk mengevaluasi kepemimpinan dari program kerja
yang sudah dilaksanakan. Selain itu juga merupakan moment untuk menganalisa permasalahan-permasalahan
yang ada dalam ikatan serta permasalahan dalam lingkungan sosial sehingga akan
tercipta sebuah strategi baru yang nantinya akan menjadikan gerakan kita lebih baik dimasa yang akan datang.
2)
Keanggotaan/Kondisi Keaparatan
Kondisi
keanggotaan khususnya pada bidang dakwah sendiri sangatlah luar biasa. Karena cukup
banyak pimpinan yang memiliki
kesibukan yang menyebabkan terjadi ketidakoptimalan di bidang dakwah dalam
kepemimpinannya. Hal yang serupa juga
terjadi pada bidang-bidang lain. Namun dengan keterbatasan SDM pimpinan
di bidang Dakwah dan bidang lain tidak membuat kami mundur dalam mengabdikan
diri pada Islam. Kami terus berupaya memberikan yang terbaik yang kami mampu untuk seluruh kader IMM
khususnya di Komisariat KIP, serta diseluruh komisariat di UMP,bangsa agama dan
negara pada umunya.
3) Realisasi Program
Dalam menjalankan amanah
kepemimpinan di Bidang Dakwah kami terus berupaya memantau perkembangan kader, serta hal-hal urgen yang dibutuhkan
oleh kader ikatan, masyarakat mahasisawa dan umum yang mnjadi ladang
dakwah kami. Sehingga dari hasil analisa tersebut munculah kemudian beberapa
langkah ataupun implementasi dari hasil analisa tersebut. Adapun
langkah-langkah yang sudah kami usahakan dalam dakwah di Ikatan antara lain :
1. Buka
Bersama
Kegiatan ini terlaksana karena adanya kebiasaaan kader untuk berpuasa sunah senin dan kamis. Kegiatan ini memiliki dampak yang positif karena
dengan kegiatan ini humanitas atau rasa kekeluargaan begitu membudaya di
komisariat IMM KIP khususnya.
2. Pelatihan
Pengurusan Jenazah
Pelatihan
ini terlaksana atas dasar pemikiran yang
mendalam bahwa banyaknya kader IMM yang telah lupa bagaimana cara atau seperti
apa mengurus jenazah yang benar sesuai syariat Islam. Selain itu banyaknya
mahasiswa UMP yang sejatinya sebagai mahasiswa di kampus Muhammadiyah banyak
yang belum bisa atau telah lupa akan hal tersebut juga turut mendasari
diadakanya pelatihan ini. Dengan pelatihan ini mahasiswa UMP pada umumnya dan IMM UMP pada
khususnya dapat memeiliki ketrampilan tersebut guna bekal di masyarakat nanti.
Kegiatan ini terlaksana pada tanggal 12 maret 2013.
3. GERIMIS
GERIMIS merupakan sebuah singkatan dari
Gerakan Intelektual Muslim IMM Sejati yang merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk mengkaji ilmu
keislaman kader,sebagai dasar gerakan dakwah IMM KIP khususnya dan IMM UMP
umumnya sebagai pencipta iklim yang islami di kampus UMP. Gerakan ini
diwujudkan dengan kajian keislaman dan diskusi keagaamaan yang dilaksanakan
setiap hari kamis di UMP.
4. Pendelegasian Pelatihan Mubaligh Cabang Banyumas
Kegiatan ini adalah diluar rencana
kerja kami, karena ditengah-tengah kesibukan kami mengurus IMM KIP kami mendapat undangan dari IMM cabang Banyumas untuk mendelegasikan kader
IMM KIP guna mengikuti pelatihan Mubalig.
5.
Bedah Buku dan
Workshop Penulisan
Kegiatan ini terlaksana karena kader
dakwah IMM haruslah mampu bergerak dan berdakwah dengan media, Kegiatan ini
bertujuan untuk meningkatkan
mutu dan kualitas minat dan memperluas wawasan dan pemahaman bagi kader pada khususnya dan Remaja pada umumnya. Kegiatan
bedah buku dan Workshop Penulisan ini terlaksana pada tanggal 6 januari 2013.
6.
Membaca Alquran
Sebelum Rapat dan Diskusi
Dasar kegiatan ini dilaksanakan adalah melihat dan
merenungi bahwa sudah seharusnya kader IMM itu adalah kader yang memiliki
tingkat religiusitas yang tinggi dan pengetahuan keisalaman yang mendalam, hal
tersebut menjadi sebuah gagasan pemikiran awal di ciptakannya kebiasaan membaca
Al’quran sebelum rapat dan diskusi, dengan adanya kebiasaan tersebut dapat
digunakan sebagai tolak ukur sudah seberapa mahir kader IMM dalam
mengumandangkan ayat-ayat Allah.
7.
Malam Bina Iman
dan Takwa (MABIT)
Hal yang mendasari kegiatan ini adalah kader IMM dalam
menghabisakan waktu sehari-harinya lebih banyak untuk hablumminanas saja.namun alangkah indahnya
jika para kader IMM mengisi waktu malamnya dengan bertahajud dan bermuhasabah
diri dengan begitu malam akan terasa lebih indah dan penuh makna. Kagiatan ini
telah dilaksanakan pada tanggal 20 april 2013,dan kagiatan mabit ini berjalan
dengan lancar. Alhamdulilah
8.
Lomba Qiro’ah
Lomba ini dilaksanakan untuk mencari dan mengukur
sejauh mana kemampuan kader dalam membaca Alquran, Kegiatan ini dilaksanakan
pada rangkaian kegiatan milad IMM yang ke 49,dari acara ini dapat di gunkan
untuk memetakan kemampuan kader dalam membaca Al’quran sehingga dapat dilakukan
langkah lanjutan.karena kebanyakan kader belum bisa membaca Al’quran dengan
tartil.
9.
Pekan Dakwah
Ramadan
Pekan Dakwah Ramadan merupakan serangkain kegiatan baksos,serangkain
kegiatan tersebut terdiri dari membantu mengajar di Pesantren,memberikan
Pelatihan cara bertenak kambing untuk masyarakat,seminar tentang kesehatan reproduksi
remaja, pengobatan gratis, sembako murah, pengajian akbar dan lomba-lomba untuk
anak TPQ. Serangkain kegiatan tersebut dilaksanakan di bulan Ramadan dengan
tujuan utuk pembelajaran kader dan meningkatkan kepedulian kepada sesama dan
mengisi waktu di bulan suci dengan melakukan perbuatan baik. Kegiatan tersebut
dilaksanakan selama satau minggu di sebuah desa di Purbalingga.
4) Evaluasi
Dari bebrapa kegiatan yang telah kami usahakan
seperti tersebut diatas, ada beberapa memang yang berjalan kurang maksimal.
Sehingga untuk kedepanya gerakan bidang dakwah harus
lebih terkonsep secara matang agara nantinya analisis sosial yang kita lakukan
menghasilkan solusi yang tepat sasaran dan tepat guna tentunya. Selain itu,
kebanyakan pelatihan-pelatihan yang kami adakan belum dapat menghasilkan output
seperti yang kita harapkan. Misalnya dalam Pelatihan
Pengurusan Jenazah (PPJ) yang seharusnya bisa tercipta team relawan yang siap
mengabdikan dirinya untuk berjihad di jalan Alllah melalui pengurusan jenazah belum terealisasi.mungkin
akan terealisasi nanti ketika kader sudah terjun kemasarakat secara luas. Selama kepemimpinan, kami belum bisa mendapatkan output yang maksimal karena
banyak faktor. Selain faktor SDM kita, tradisi kritis dan intelektual kita juga
masih belum maksimal.
5)
Rekomendasi untuk kader
Begitu banyak kekurangan pada kepemimpinan kami
khususnya di Bidang Dakwah maka kami menaruh harapan yang sangat besar kepada
Kader IMM pewaris pimpinan selanjutnya, untuk
senantiasa berupaya menjaga tegaknya agama islam khususnya di IMM. Dari evaluasi diatas kami berharap nantinya kegiatan/ pelatihan yang kita
adakan itu mampu menghasilkan Outup kader seperti yang kita harapkan. Selain
itu kami juga berharap kepemimpinan di IMM Komisariat KIP kedepan dapat lebih
mantap dalam menjaga keistiqomahnya, terlebih untuk bidang
Dakwah sendiri. Kemampuan membaca Alquran dan pengetahuan keislaman di
tingkatkan agar bisa menjadi sebenar-benarntya kader muhammadiyah yang patut
menjadi contoh di masyarakat baik dalam lingkungan kampus maupun nantinya di
masyarakat secara luas. Hal ini kami
tekankan karena kepedulian terhadap Dakwah Islam pada saat ini dirasa sangat
rendah, padahal seperti kita ketahui bersama bahwa Dakwah Islam merupakan pilar
yang sangat penting dalam mendukung Tegaknya Agama Islam. Mumpung masih ada waktu kata
ebiet G Ade kita sebagai umat islam harus mencari bekal yang cukup untuk bekal
di akherat kelak maka tegakannla dakwah di KIP.
6)
Penutup
Tak
ada manusia yang sempurna karena
kesempurnaan hanya milik Allah,Selama satu periode kepemimpinan ini, jelaslah
kami banyak sekali kekurangan yang ada disana-sini. Baik itu dalam keaktifan
kami dalam membina keislaman kader di KIP maupun dalm ranah peningkatan skill
dan pengetahuan kader di KIP dalam ranah Keislaman. Semua itu adalah
keterbatasan dari kami semata. Oleh
karena itu, saya atas nama diri saya pribadi dan atas nama pimpinan
komisariat KIP khususnya bidang dakwah
memohon
maaf kepada Allah SWT serta kepada seluruh immawan dan immawati IMM KIP yang seiklas-iklasnya.
Diharapkan untuk periode selanjutnya hambatan dan halangan yang sudah pernah
dialami dimasa kepemimpinan kami tidak
terulang lagi sehingga IMM KIP bisa menjadi wadah bagi lahirnya generasi penerus
bangsa yang humanis,intelektualitasnya
tinggi sertra religius yang sebenar-benarnya religius. “ingatlah tuhan pasti akan
memperhitungkan amal dan dosa yang kita perbuat kemana kita kan bersembunyi?
hanya kepadaNya kita kembali” maka marilah kita bersama-sama mencoba sebisa
mungkin untuk melakukan apa yang dikehendakiNya.
Billahi fii
Sabiililhaq, Fastabiqul Khairat
Wassalamu’alaikum
Wr.Wb.
Atas nama seluruh kader dakwah IMM FKIP
Ketua
Bidang Dakwah IMM KIP Sekertaris
Bidang Dakwah
Heti Mahfuani Dwi
Korani